Matematika SD – Soal Cerita Pada Pembelajaran Matematika SD

Soal Cerita dan Pembelajaran Matematika

Pada pelajaran matematika SD terdapat soal-soal yang disajikan berupa cerita. Penyajian ini berguna untuk mengaitkan antara kejadian sehari-hari yang dialami siswa dengan pelajaran matematika yang dipelajarinya disekolah. Cara seperti ini akan semakin membuat anak didik atau siswa dekat dengan pelajaran matematika itu sendiri. Karena masalah yang dihadapinya dalam kehidupan sehari-hari dapat dipecahkan menggunakan matematika.Contoh :

Ayah budi bekerja disebuah Bank Swasta. Saat ini Ia memiliki gaji sebesar Rp. 5.000.000,-/bulan. Tetapi selain mendapatkan gaji dari Bank tempat Ayah Budi bekerja, Ia juga mendapatkan penghasilan lain. Penghasilan lainnya diantaranya adalah dari bonus dari Perusahaan Asuransi karena beliau terdaftar sebagai agen diperusahaan tersebut. Nilai Bonus bulanan yang beliau dapatkan dari Perusahaan Asuransi tersebut adalah Rp. 1.500.000,-/bulan. Tidak hanya itu, beliau juga mendapatkan penghasilan dari kos-kosan warisan ayah atau kakek budi sebesar Rp. 2.000.000,-/bulan. Terakhir, penghasilan Ayah Budi berasal dari Bisnis Perumahan atau menjadi Developer dengan joint dengan teman-temannya. Penghasilan yang didapat dari bisnis perumahan ini sebesar Rp. 3.750.000,-/bulan.

Selain dari penghasilan diatas, Ayah Budi juga memiliki pengeluaran yang harus dikeluarkannya setiap bulan. Beberapa pengeluaran tersebut adalah :

[list style="bullet-green" font="georgia" size="small"]

  • Pengeluaran kebutuhan sehari-hari seperti, makan, biaya pendididkan anak, biaya listrik, biaya rumah tangga, biaya rekreasi dan biaya-biaya lainnya totalnya sebesar Rp. 3.500.000,-
  • Pengeluaran transportasi seperti : Angsuran mobil, perawatan mobil dan kendaraan lainnya sebesar Rp. 4.000.000,-
  • Biaya belanja bulanan anggota keluarga dengan total Rp. 2.500.000,-
  • Serta biaya-biaya tak terduga lainnya sebesar Rp. 1.000.0000,-

[/list]

Dari uraian diatas, berapakah sisa uang Ayah budi setiap bulannya ?

Contoh soal cerita diatas merupakan aplikasi penjumlahan dan pengurangan dalam ilmu matematika dengan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan menggunakan metode ini, membuat matematika semakin terasa aplikatif dihadapan anak-anak karena dikaitkan dengan kejadian sehari-hari.

Nah, masalahnya sekarang bagaimana cara yang paling efektif supaya soal cerita itu dipahami anak dengan baik sehingga mereka bisa menyelesaikan soal cerita dengan baik. Berdasarkan teori yang dikemukan oleh seorang ahli bernama Bruner, Ia mengatakan supaya siswa mudah memahami soal cerita tersebut, apalagi jika siswa tersebut belum pernah mengerjakan soal-soal cerita sebelumnya, maka cara yang paling tepat yang harus dilakukan adalah dengan melibatkan mereka dalam kejadian tersebut yaitu dengan bermain peran.

Pada saat bermain peran, ada yang berperan sebagai Budi, Ayah budi dan ada perangkat (alat) berupa uang atau uang-uangan sebagai media perantara bagi siswa untuk memahami pembelajaran tersebut. Nah, setelah semua siswa sudah memerankan peran tersebut maka barulah mereka dibawa untuk menuliskan apa yang mereka alami pada saat bermain peran tersebut.

Diharapkan dengan menggunakan metode atau cara seperti ini, maka soal cerita yang diberikan kepada anak akan semakin mudah dipahami dan dikerjakan oleh anak.

[divider type="paper" width="large" align="aligncenter" clear="clearboth"]

 

[title color="red-vibrant" align="scmgccenter" font="georgia" style="normal" size="scmgc-1em"]“MARI BERBAGI!┬áJika anda merasa tulisan ini bermafaat bagi anda, maka mungkin juga bermanfaat bagi yang lain. Berbagilah melalui media sosial dibawah ini!”[/title]

Tanda Panah

[retweet] [stumble]

Leave a Reply